Sulitnya Anak Pedalaman Kenyam Pendidikan Layak

Oleh: Lika Nur, Mahasiswi Prodi KPI

Bukan rahasia lagi bila anak-anak yang tinggal di daerah pedalaman sangat sulit mendapatkan kehidupan yang layak seperti anak-anak pada umumnya. Mereka kesulitan mendapatkan air bersih, kesulitan mendapatkan kendaraan transportasi dan mengeyam pendidikan sesuai batas kelayakan pendidikan di Indonesia dan sulit mengikuti perkembangan zaman pada saat ini.

Tak hanya itu saja, mereka bahkan tidak mengenal alat komunikasi seperti telepon genggam, bahkan mereka tidak bisa mendapatkan jaringan internet.
Hal yang terpenting menjadi sorotan utama yaitu betapa sulitnya mereka mendapatkan pendidikan yang layak dan mengeyam pendidikan dua belas tahun yang sesuai pada umumnya di Indonesia.

Pada faktanya bukan semua salah mereka, kesulitan mereka menjangkau lokasi sekolah yang sangat jauh dan medan yang diterjang sangat sulit menjadi masalah karena mereka harus mengarungi sungai. Mereka juga harus berjalan kaki hingga berpuluh-puluh kilo meter, bahkan ada pula yang tidak memakai alas kaki.
Kurangnya tenaga pengajar di pedalaman karena sulitnya mencari pengajar yang mau mengajar di daerah tersebut.

Padahal di pedalaman sangat memerlukan pengajar yang mampu mengajar dengan rintangan yang begitu sulit, karena kualitas seseorang diukur melalui seberapa jauh pendidikan yang dicapai karena kualitas seorang lulusan SD berbeda dengan kualitas seorang sarjana. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendidikan sangat memengaruhi kualitas seorang anak pendalaman.

Leave a Reply