Seminar Internasional Indonesia dan Malaysia

STAI DR.KHEZ.Muttaqien Purwakarta, Indonesia telah melangsungkan Seminar Internasional (INSAN-Internantional Conference on Human Sustainability) dengan bahasan pokok “Reimaging Smart Society Towards Human Sustainability”, kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara STAI DR.KHEZ.Muttaqien Purwakarta, Indonesia dan University Tun Hussein onn Malaysia pada Rabu, 19 Agustus 2020. Acara yang berlangsung secara virtual tersebut dihadiri tidak kurang dari 55 peserta yang sebagian besar adalah akademisi dan praktisi yang berasal dari berbagai latar belakang ke keilmuan dan profesi.

Acara yang dibuka oleh Prof. Datuk Ts. Dr. Wahid Bin Razzaly selaku Vice-Chancelor, University Tun Hussein onn Malaysia ini menghadirkan 6 pembicara kunci, diantaranya YBhg. Prof. Dr. Herri, MBA Head of Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X yang berasal dari Indonesia, YBhg. Tan Sri Johan Bin Jaffar, National Journalism Lauraeate, YBhg. Prof. Dr. Ismail Bin Abdul Rahman, Deputy Vice-Chancelor (Academic & International dari University Tun Hussein onn Malaysia,
YBhg. Assoc. Prof. Dr. Mohd Zahiri bin Awang Mat, Kolej University Perguruan Agama Seri Begawan Brunei Darussalam, YBhg. Dato’ Hj. Mohd. Yusrof Bin Hj. Ahmad Jabatan Mufti, Negeri Sembilan, Malaysia, YBhg. Dr. Wissot Binlateh Walailak University Thailand, Dr. Imam Tabroni, M.Pd.I STAI DR. KHEZ. Muttaqien Purwakarta Indonesia, dan
YBhg. Dr. Fazni Binti Mat Arifin Director Institut Social Malaysia.

Tiap-tiap pembicara mempresentasikan dan membahas segala materi yang berhubungan Citra Masyarakat di era 5.0 yang meliputi: Community and Social Development, Islamic Philosophy & Civilization, dan Education, Science, Technology, Language & Cimmunication.

Pada kata sambutannya, Prof. Datuk Ts. Dr. Wahid Bin Razzaly mengharapkan agar kedepannya dapat terjalin kerjasama yang efektif dalam pembangunan karakter manusia dalam menghadapi masyarakat 5.0 . Beliau juga mengharapkan bahwa di masa yang akan datang, Perguruan Tinggi yang telah bekerjasama dengan UTHM dari keempat negara Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam dan Thailand dapat berkembang dengan baik.

Meskipun dilangsungkan secara virtual, acara ini mendapatkan sambutan yang positif baik dari peserta maupun pembicara. Di antaranya menyebutkan bahwa acara serupa sangat diharapkan untuk diselenggarakan tahun depan mengingat perkembangan teknologi yang sangat pesat harus diimbangi dengan kecerdasan masyarakat yang kuat dalam pembangunan karakter manusia paripurna. [MRE]

Leave a Reply