Membangun Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa, BEM STAI Muttaqien Gelar Training Leadership

Pidato mahasiswa terbaik Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DR. KH. EZ. Muttaqien dalam acara Wisuda Sarjana ke-27 dan Pascasarjana ke-3, di Prime Plaza Hotel Purwakarta, Selasa (21/12/2021)

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DR. KH. EZ. Muttaqien, melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI Muttaqien, menggelar kegiatan “Training Leadership” selama dua hari, terhitung tanggal 01 Januari sampai 02 Januari 2022, dan bertempat di kampus STAI DR. KH. EZ. Muttaqien. Kegiatan Leadership kali ini, mengusung tema “Menciptakan Jiwa Kepemimpinan yang Mampu Berdaya Saing Tinggi dan Merepresentasikan Gagasan Dalam Ruang Berorganisasi”.

Presiden Mahasiswa, Maulvi Arreza, mengatakan bahwa kegiatan Leadership ini merupakan salah satu program dari BEM STAI Muttaqien, khususnya dari Kementerian Pendidikan, yang diselenggarakan satu tahun sekali. “Tujuan dari diselenggarakannya training leadership ini, pertama memang program kerja yang harus dilaksanakan atau wajib dari Menteri Pendidikan setiap satu tahun sekali.”, ujarnya.

Adapun manfaat dari kegiatan Leadership ini, yaitu untuk membentuk jiwa kepemimpinan khususnya di tingkat mahasiswa, sehingga para mahasiswa nantinya siap untuk menjadi pemimpin di masa depan. “Untuk membentuk kepemimpinan di tingkat mahasiswa tentunya. Di semester 3, kita mulai meregulasi serta meregenerasi pemimpin-pemimpin khusus untuk organisasi internal sendiri, seperti mulai daripada Unit Kegiatan Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan, kemudian di BEM atau di DPM”, tambahnya.

Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DR. KH. EZ. Muttaqien, Dr. Imam Tabroni, M.Pd.I, memberikan sambutan sekaligus membuka acara kegiatan Training Leadership tahun 2022.

Dalam kegiatan ini, para peserta akan banyak mempelajari berbagai hal terkait dengan kepemimpinan. Ketua STAI DR. KH. EZ. Muttaqien, Dr. Imam Tabroni, M.Pd.I, pada saat pembukaan kegiatan, menyampaikan bahwa para peserta nantinya akan mendapat berbagai hal yang bermanfaat saat mengikuti kegiatan leadership kali ini. “Pemimpin itu harus menjadi rujukan, kalau ada masalah-masalah di organisasi, yah tentu akan kembali kepada pemimpinnya. Kalau pemimpinnya tidak mampu menyelesaikan masalah-masalah organisasi, ya dia tidak akan terepresentasikan perilakunya, kira-kira begitu. Jadi, materi-materinya, tahapan-tahapannya akan disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya. Oleh karena itu, ikuti dengan sungguh-sungguh”, ucapnya.

Proses jalannya kegiatan Leadership pun dinilai cukup lancar. “Alhamdulillah, acara training Leadership tahun 2022 sekarang berjalan dengan lancar. Bisa dilaksanakan dari hari pertama sampai akhir, mungkin kendala ada sedikit dan itu wajar, bisa kita atasi bersama. Semoga kedepannya, acara training kedepannya bisa lebih baik dari sekarang”, ucap Siti Lailatul Ramdaniah, selaku ketua pelaksana.

Lailatul juga menambahkan, bahwa kegiatan Leadership ini cukup menarik minat para mahasiswa, hal itu dibuktikan dengan antusiasme mahasiswa dalam mengikuti alur kegiatan Leadership. “Jika dari pendaftaran atau mengirim mini paper itu ada 29 orang, namun yang lulus itu ada 21 orang dan mengundurkan diri 1 orang, sehingga yang mengikuti forum sebanyak 20 orang”, tambahnya.

Setelah proses jalannya kegiatan, banyak dari para peserta yang bersyukur karena berkesempatan untuk mengikuti kegiatan Leadership ini. “Kalau kesannya sih, alhamdulillah, seneng banget bisa ikut Leadership kali ini. Soalnya dulu pas di aliyah, gak ada organisasi, jadi gak aktif. Terus pas kesini, masuk dan lulus, alhamdulillah banget sih itu, seneng banget bisa mengembangkan diri, bekerja sama dan menambah wawasan. Semoga kedepanya bisa lebih banyak lagi yang ikut, mereka harus tahu bahwa ini itu wow banget pokoknya”, tuturnya kepada salah satu wartawan kami. {DMS}

Leave a Reply