DALAM RANGKA MENINGKATKAN KECINTAAN TERHADAP BAHASA ARAB, HMJ PBA GELAR STADIUM GENERAL

Bahasa Arab merupakan bahasa yang memiliki beberapa keutamaan, bahkan menurut Ibnu Katsir, bahasa Arab merupakan bahasa yang mulia. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kecintaan terhadap bahasa Arab, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Arab (PBA), menggelar Stadium General di Aula Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DR. KH. EZ. Muttaqien, pada hari Minggu (19/06/2022).

Stadium General yang digelar oleh HMJ PBA tersebut, mengusung tema “Implementasi Bahasa Arab di Era Revolusi Industri 5.0 dalam Ranah Pendidikan”. Adapun narasumber yang mengisi acara tersebut yaitu Dr. Abdul Kosim, M.Ag., dan di moderatori oleh Syfa Yulyanti. Ketua Umum HMJ PBA, Aas Mulyati, menjelaskan bahwa acara Stadium General ini merupakan salah satu program pembuka dari HMJ yang nantinya akan membuka rangkaian program-program kerja lainnya.

Peserta Stadium General

Adapun peserta yang mengikuti acara tersebut berjumlah sekitar 50 orang dari berbagai Program Studi (Prodi) di STAI DR. KH. EZ. Muttaqien. Selain itu, Ketua Pelaksana, Tarma Supriatna, menuturkan bahwa acara tersebut bisa dikatakan cukup sukses, mengingat antusias dari para peserta mengikuti kegiatan tersebut, walaupun ada sedikit terkait dengan waktu.

“Alhamdulillah untuk peserta antusias, kurang lebih 50 peserta… Dan untuk masalah kendala, mungkin di masalah waktu saja. Karena peserta mungkin datang dari tempat yang berbeda-beda, mungkin jarak mempengaruhi juga, termasuk narasumber sendiri. Karena narasumber kan orang jauh, karena termasuk peserta juga mempengaruhi jalannya acara”, tutur Tarma kepada kami saat wawancara.

Banyak dari para peserta memberikan kesan positif selepas mengikuti acara tersebut, salah satunya Ahmad Syarif Hidayatullah. Syarif yang merupakan mahasiswa PAI, mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan ilmu yang bermanfaat serta kesan yang positif.

“Alhamdulillah, kesan yang saya dapatkan dari kegiatan hari ini alhamdulillah bermanfaat. Salah satunya yaitu, bagaimana saya selaku calon tenaga pendidik ini mempunyai metode-metode pendekatan kepada pesserta didik dengan berbagai macam metode yang pemateri sudah disebutkan. Salah satunya dengan tidak hanya menggunakan metode ceramah, tapi para murid pun diajak berdialog, menggunakan media, teknologi, dan lain sebagainya”, ungkap Syarif. {INZ}

Leave a Reply