Search
Close this search box.
slot gacor
slot online
slot thailand
slot deposit dana
slot deposit dana tanpa potongan
PG soft
PG slot
PG Slot
PG Soft
slot deposit pulsa tanpa potongan
robopragma
slot online
djarum play
slot pulsa
slot deposit pulsa tanpa potongan
slot deposit tanpa potongan
slot mahjong
pg soft

Mahasiswa STAI DR.KH. EZ. Muttaqien Purwakarta Mendesak Penegakan HAM dan Keadilan Terkait Insiden Desa Bangkal Gijik

18/10/2023 – BEMSTAIQIEN | Demonstrasi besar-besaran dilakukan oleh mahasiswa
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DR. KH. EZ Muttaqien Purwakarta pada 16 Oktober
2023, untuk menuntut penegakan hukum terhadap oknum polisi yang diduga melakukan
pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) serta tindakan represif terhadap warga sipil. Aksi ini
merupakan respons atas insiden tragis yang terjadi pada tanggal 7 Oktober 2013 di Desa
Bangkal Gijik, Kalimantan Tengah, di mana seorang warga sipil tewas ditembak oleh oknum
polisi.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Polres Purwakarta ini menjadi sorotan
masyarakat dan media. Puluhan mahasiswa berkumpul untuk menyuarakan tuntutan mereka
agar keadilan dan HAM ditegakkan secara konkret, bukan hanya dalam bentuk kata-kata
semata.

Dalam sebuah Press Release yang disampaikan selama demonstrasi, kelompok mahasiswa
mengecam tindakan oknum-oknum polisi yang melakukan pelanggaran HAM dan tindakan
represif terhadap warga sipil. Mereka menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil
dan menjaga HAM sebagai prinsip mendasar dalam menjalankan tugas aparat keamanan.
Berikut adalah tuntutan-tuntutan yang ditekankan dalam Press Release tersebut:

  1. Usut dan Cabut Jabatan Oknum Penembakan Polisi
  2. Tegakkan dan Implementasikan UU Pasal 1 Poin 1 tentang HAM
  3. Tegakkan dan Implementasikan Perkap No. 16 Tahun 2006 Pasal 6 Poin D & 7 Poin 1
    sampai 2 tentang Larangan dan Kewajiban yang Dilakukan oleh Satuan Dalmas
  4. Tegakkan dan Implementasikan Protap Kapolri No. 1 Tahun 2010 Pasal III Point B
    tentang Pelaksanaan Penanganan Anarki

Sayangnya, respon Polres Purwakarta, Kompol Suparlan, tidak sesuai dengan harapan
mahasiswa. Ia menolak untuk menandatangani berkas pernyataan sikap dan Press Release
yang diajukan oleh mahasiswa. Sebaliknya, Kompol Suparlan memilih untuk menyampaikan
pernyataan melalui video tanpa menandatani dokumen tersebut.

Aksi unjuk rasa mahasiswa STAI DR. KH. EZ Muttaqien ini terus menjadi sorotan
masyarakat dan menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa dalam mengawasi penegakan
hukum dan HAM di Indonesia. Mahasiswa bersama masyarakat desa Bangkal Gijik akan
terus mendesak pihak berwenang untuk memenuhi tuntutan mereka dan mewujudkan
keadilan yang mereka perjuangkan.