Mahasiswa KPM Gelar Seminar Anti Bullying di SDN 1 Cikeris
Cikeris — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 1 Desa Cikeris menyelenggarakan seminar anti bullying di SDN 1 Cikeris pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 dengan antusias dan penuh semangat.
Seminar ini mengusung tema “Belajar Tanpa Takut, Berteman Tanpa Luka”, sebagai upaya menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Acara dibuka dengan kehadiran Kepala Sekolah SDN 1 Cikeris, Bapak Cecep Tatadirja. Sambutan disampaikan oleh salah satu guru, Bapak Juandi, yang mewakili pihak sekolah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa KPM atas terselenggaranya seminar anti bullying di SDN 1 Cikeris. Ia juga menghimbau kepada seluruh siswa untuk menyimak materi dengan seksama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Seminar ini menghadirkan pemateri Maulana Umar Ibnu Khasani, salah satu mahasiswa dari KPM Kelompok 2. Ia merupakan mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, di antaranya sebagai fasilitator INI GENTING (Genre Cegah Stunting) serta volunteer Trans 7 Mengajar. Pengalaman tersebut menjadikan penyampaian materi lebih komunikatif, mudah dipahami, dan dekat dengan dunia anak-anak.
Dalam pemaparannya, Maulana menjelaskan pengertian bullying, berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, dampak negatif bagi korban maupun pelaku, serta cara mencegah dan menghadapi perilaku bullying. Materi disampaikan secara interaktif melalui contoh-contoh sederhana, tanya jawab, serta pesan moral yang mengajak siswa untuk saling menghargai, berempati, dan berani berkata tidak pada perundungan.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun keberanian siswa untuk terbuka, saling menjaga perasaan teman, serta menciptakan budaya pertemanan yang sehat dan saling mendukung. Melalui seminar ini, mahasiswa KPM berharap nilai-nilai anti bullying dapat tertanam kuat pada diri siswa sehingga tercipta suasana belajar yang aman, menyenangkan, dan penuh rasa persaudaraan.
Seminar anti bullying ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KPM dalam mendukung pendidikan karakter serta pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah, khususnya di Desa Cikeris. (Lina)
