Menggali Potensi Wisata Desa Ciririp, Mahasiswa KPM Berkunjung ke Wisata Alam Curug Tilu

Dalam upaya menggali dan memetakan potensi wisata Desa Ciririp, sejumlah Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Desa Ciririp STAI DR. KH. EZ Muttaqien melaksanakan kunjungan dan survei ke salah satu destinasi wisata alam unggulan, yakni Curug Tilu, pada Kamis, 08 Januari 2026.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari program kerja mahasiswa KPM untuk mengetahui potensi wisata yang dapat dikembangkan sekaligus mengidentifikasi kendala yang masih dihadapi di lokasi wisata tersebut. Curug Tilu dipilih karena dikenal sebagai salah satu objek wisata alam yang memiliki daya tarik tersendiri di Desa Ciririp.
Secara geografis, Curug Tilu menawarkan pemandangan alam yang indah dan masih terjaga kealamiannya. Air terjun ini memiliki air yang jernih dengan gradasi warna biru yang memanjakan mata. Untuk mencapai puncak Curug Tilu, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 2 kilometer dari area parkir. Jalur trekking menuju lokasi terbilang cukup landai dengan kondisi jalan yang relatif baik, sehingga dapat dilalui oleh berbagai kalangan pengunjung.
Di tengah perjalanan, pengunjung juga disuguhkan pemandangan alam yang lain berupa Leuwi Geude, yang menjadi daya tarik tambahan sebelum tiba di area utama Curug Tilu. Keindahan alam tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai paket wisata alam terpadu.
Namun demikian, mahasiswa KPM juga menemukan sejumlah permasalahan di lapangan. Masih terlihat sampah di beberapa titik sekitar kawasan curug, yang cukup memprihatinkan dan berpotensi mengurangi kenyamanan serta keindahan lingkungan. Selain itu, minimnya papan informasi dan papan peringatan keselamatan menjadi catatan penting yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Dari sisi fasilitas, kawasan wisata Curug Tilu terbilang cukup lengkap. Tersedia warung makanan, mushola, serta kamar mandi yang dapat digunakan oleh pengunjung. Untuk biaya masuk, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp10.000 per orang, dengan tarif parkir sepeda motor sebesar Rp5.000 per unit.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KPM juga melakukan wawancara dengan salah satu pemilik warung di sekitar lokasi wisata. Dari hasil wawancara, diperoleh informasi mengenai pengelolaan Curug Tilu, kondisi kunjungan wisatawan, serta harapan masyarakat sekitar terhadap pengembangan wisata agar dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih baik bagi warga Desa Ciririp.
Melalui kegiatan survei ini, mahasiswa KPM Desa Ciririp berharap hasil temuan di lapangan dapat menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah desa dan pihak terkait dalam mengembangkan Curug Tilu sebagai destinasi wisata yang lebih tertata, bersih, aman, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. n.n

